Peralatan Kandang Ayam Potong

Posted by

Ayam yang dipelihara secara intensif dengan cara dikandangkan secara terus menerus sepanjang hari, maka untuk menunjang keberhasilan produksi diperlukan peralatan-peralatan teknis yang memadai, seperti tempat ransum dan minum, alat pemanas dan peralatan lainnya.

1. Tempat Ransum dan Minum
Fadillah (2004) menyatakan bahwa beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengawasan pekerjaan sehari-hari adalah tata letak tempat ransum, keadaan tempat ransum dan isi ransum. Tempat ransum ada yang diletakkan dalam satu baris atau diletakkan berselang-seling dengan tempat minum. Kebutuhan tempat ransum dan minum tergantung dari jumlah ayam yang dipelihara dan umur ayam.

Pemeliharaan awal dengan jumlah ayam 500 ekor, diperlukan tempat ransum sejumlah 10 buah dan tempat minum sebanyak 12 buah, sedangkan pada pemeliharaan akhir dengan jumlah ayam 500 ekor diperlukan tempat ransum 14 buah dan tempat minum 16 buah (Cahyono, 2004). Hasil penelitian Isramadhani (2007) menyatakan bahwa usaha peternakan SKF menggunakan perbandingan tempat ransum dan minum sebesar 1:1 koefisien teknis per 1000 ekor ayam membutuhkan 30 tempat ransum dan 30 tempat minum.

2. Alat Pemanas
Alat pemanas (brooder) berfungsi sebagai induk buatan yang memberi kehangatan anak ayam (DOC). Alat ini digunakan untuk pemeliharaan masa awal (starter) yang berlangsung selama 12-15 hari dimana anak ayam masih memerlukan pemanasan dalam hidupnya. Salah satu alat pemanas yang dapat digunakan yaitu Gasolec. Sumber panas pada Gasolec berasal dari gas, oleh karenanya penggunaannya harus dilengkapi dengan tabung gas. Alat pemanas ini hendaknya diletakkan di tengah dengan ketinggian 1,3-1,5 meter dari permukaan litter (alas sekam) (Cahyono, 2004).
Fadillah (2004) mengungkapkan bahwa jika pemanas menggunakan semawar, maka sebaiknya diletakkan pada ketinggian 50-75 cm di atas sekam. Panas yang dihasilkan bisa diatur dengan cara mengubah posisi tempat minyak tanah. Tempat minyak tanah diletakkan lebih tinggi dari semawar. Semakin tinggi letak tempat minyak tanah, panas akan semakin besar, di tengahtengah setiap lingkaran pelindung dipasang lampu 25 watt. Pemakaian sumber panas dan alat pemanas tidak menjadi masalah bagi ayam, yang penting bisa memberikan kehangatan yang merata ke seluruh lingkaran.

3. Peralatan Lain
Menurut Cahyono (2004) peralatan yang perlu disediakan untuk mendukung kelancaran usaha peternakan ayam broiler adalah sekop, ember, selang, kawat atau tali, alat-alat kesehatan, gayung dan lain-lain. Fadillah (2004) menambahkan bahwa peralatan lain yang dapat mendukung kelancaran usahaternak ayam broiler berhubungan dengan kegiatan sehari-hari seperti drum air, ember, garpu, pembalik sekam dan gerobak pengangkut pakan.


Daftar Pustaka


Cahyono, B. 2004. Cara Meningkatkan Budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler). Yayasan Pustaka Nusantar, Yogyakarta.
Fadillah, R. 2004. Kunci Sukses Beternak Ayam Broiler di Daerah Tropis. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Isramadhani. C. 2007. Analisis biaya manfaat usaha peternakan ayam broiler Sunan Kudus Farm Kabupaten Bogor Jawa Barat (Studi Kasus di lokasi Jasinga Farm Kecamatan Jasinga, Bogor). Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.


loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 12:18

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...