Sifat Kuantitatif Kerbau

Posted by

Informasi ukuran tubuh ternak kerbau hanya sedikit dibandingkan dengan ternak sapi, padahal ukuran tubuh ini penting dalam manajemen produksi ternak. Pengukuran tubuh ternak sering digunakan untuk estimasi produksi, misalnya untuk pendugaan bobot badan (Saleh, 1982). Tinggi pundak, panjang badan dan lingkar dada merupakan parameter yang sering digunakan untuk mempelajari fenotifik kerbau. Lingkar dada memiliki nilai korelasi tertinggi untuk penentuan bobot badan, sehingga peubah ini sering digunakan untuk kriteria seleksi dan memilih calon bibit (Aisiyah, 2000).

Chantalakhana dan Skunmum (2002) meneliti ukuran tubuh kerbau rawa dibeberapa negara Asia. Ukuran tubuh kerbau rawa di China misalnya memiliki tinggi pundak, panjang badan dan lingkar dada pada jantan berurutan 129, 143 dan 188 cm; sedangkan pada betina berurutan 124, 132 dan 179 cm. Kerbau rawa di Malaysia untuk ketiga ukuran tubuh tersebut dilaporkan pada jantan berurutan 129, 123 dan 183 cm; pada betina berurutan 121, 121 dan 180 cm. Ukuran tubuh kerbau rawa di Thailand pada jantan berurutan 129, 144 dan 197 cm; serta pada betina berurutan 123, 134 dan 182 cm.

Pengamatan morfometrik kerbau rawa di beberapa wilayah di Indonesia sudah dilaporkan sejumlah penelitian. Penelitian Hidayat (2007) di Propinsi Banten, misalnya pada kerbau jantan melaporkan tinggi pundak, panjang badan dan lingkar dada berurutan 121, 121 dan 166 cm; sedangkan pada betina berurutan 117 , 110 dan 171 cm. Kerbau rawa di Provinsi Sumatera Utara untuk ketiga ukuran tubuh tersebut pada jantan berurutan 126, 118 dan 182 cm; sedangkan betina berurutan 118, 117 dan 168 cm. Penelitian Kampas (2008) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Propinsi Sumatera Utara melaporkan bahwa kerbau rawa jantan memiliki tinggi pundak, tinggi pinggul, panjang badan, lebar pinggul, lebar dada, dalam dada dan lingkar dada berurutan 128, 126, 135, 31, 96, 78 dan 194 cm; sedangkan pada betina berurutan 126, 124, 134, 31, 95, 77 dan
193 cm.

Daftar Pustaka

Aisiyah, N. 2000. Studi ukuran tubuh sapi madura di Desa Samaran, Kecamatan Tambelayan, Kabupaten Sampang, Madura. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Chantalakhana, C. & P. Skunmum. 2002. Suitainable Smallholder Animal System in The Tropics. Kasetsart University Press, Bangkok.
Hidayat, U. 2007. Karakteristik fenotipik kerbau Banten dan Sumatera Utara. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Kampas, R. 2008. Keragaman fenotipik morfometrik tubuh dan pendugaan jarak genetic kerbau rawa di Kabupaten Tapanuli Selatan Propinsi Sumatera Utara. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Saleh, A. R. 1982. Korelasi antara bobot badan, lingkar dada, lebar dada, tinggi pundak, panjang badan dan dalam dada pada Sapi Ongole di Pulau Sumba. Media Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.


loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 21:58

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...