Fermentasi Media Padat

Posted by

Fermentasi adalah segala macam proses metabolisme dengan bantuan enzim dari mikroorganisme untuk melakukan oksidasi, reduksi, hidrolisa, dan reaksi lainnya sehingga terjadi perubahan kimia pada suatu substrat organik dengan menghasilkan produk tertentu biasanya terjadi dalam keadaan anaerob dan diiringi dengan pembebasan gas (Wang et al., 2007). Menurut jenis medianya, proses fermentasi dibagi menjadi dua, yaitu fermentasi medium cair dan fermentasi medium padat. Fermentasi medium cair adalah proses fermentasi yang substratnya larut atau tersuspensi didalam fase cair. Fermentasi medium padat merupakan proses fermentasi dengan medium yang digunakan tidak larut tetapi cukup mengandung air untuk keperluan mikroorganisme (Pepler, 1973). Keuntungan fermentasi medium padat yaitu tidak memerlukan bahan tambahan lain kecuali air, karena bahan yang dibutuhkan telah tersedia dalam substrat.


Persiapan inokulum sederhana, dapat menghasilkan produk dengan kepekatan lebih tinggi, kontrol terhadap kontaminan lebih mudah, kondisi medium mendekati keadaan tempat tumbuh lebih alami, produktifitas tinggi dengan hasil yang sama dapat diulang pada kondisi yang sama, aerasi optimum dan sistem lebih mudah karena banyak ruangan yang terdapat antara setiap partikel dari substrat. Keuntungan lain dari fermentasi media padat adalah dapat dilakukan pengadukan atau pembalikan antara bagian bawah atau bagian atas serta biasanya tidak diperlukan kontrol pH maupun suhu yang teliti seperti yang dilakukan pada fermentasi medium cair (Fardiaz, 1992).


Fermentasi medium padat secara alami umumnya berlangsung pada media dengan kadar air air 60-80% (berat basah), karena pada keadaan ini medium mengandung air yang cukup untuk pertumbuhan mikroorganisme. Pada hakekatnya kadar air substrat dalam fermentasi medium padat tergantung dari sifat alamiah substrat, jenis organisme dan tipe produk akhir yang dikehendak (Wang et al., 2007). Secara umum substrat yang digunakan dalam fermentasi medium padat harus menyediakan semua zat nutrisi yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk memperoleh energi, pertumbuhan, bahan bentuk sel dan biosintesa produk-produk metabolisme (Rachman, 1989). Bahan-bahan yang biasa digunakan menjadi media 10 fermentasi padat adalah onggok, dedak padi, gandum, jagung dan sorgum (Prescot dan Dunn, 1982).
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 17:03

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...