Ikan Mujair

Posted by

Menurut Webb et al. (2007), nama umum ikan mujair adalah Tilapia mozambique atau Mozambique mouth brooder, Kurper atau mud bream (south Africa), ikan mujair (Indonesia). Nama ilmiahnya adalah Orechromis mossambicus (Peters 1852) dari kelas Actinopterygii, ordo Perciformes, famili Cichlidae dan genus Oreochromis.

Ikan mujair mempunyai bentuk badan pipih dan bulat, kepala bagian atas cembung, sirip dada hampir sama atau lebih panjang dari panjang kepala, sirip perut sampai ke dubur. Warna kebanyakan abu-abu dan sebagian hitam. Panjang total ikan mujair jantan berkisar antara 30-40 cm dan ikan betina berkisar antara 25-33 cm (Webb et al. 2007). Bobot maksimum 1.130 g dan umur maksimum mencapai 11 Tahun. Rumus sirip meliputi D.XVIII.13, P.16, V.16, A.17 dan C.18. Ikan mujair hidup berkelompok di daerah reservoir, sungai, rawa dan aliran anak sungai yang masih dipengaruhi oleh pasang. Ikan ini juga mempunyai kisaran terhadap salinitas yang lebar, baik pada perairan tawar maupun laut (Philippart & Ruwet 1982 in Henna et al. 2005).


Ikan mujair berasal dari Afrika, yaitu sekitar dataran rendah Zambezi, Shire dan dataran pantai delta Zambezi sampai pantai Angloa. Pada saat ini, ikan mujair telah tersebar luas sekurang-kurangnya ke-90 negara di dunia (Webb et al. 2007). Keberadaan ikan mujair yang berlimpah akan menjadi gangguan terhadap ikanikan lain, bahkan dapat menghilangkan ikan-ikan asli yang hidup di perairan tawar. Ikan-ikan asli di beberapa danau dan reservoir di India dan Srilangka mengalami penurunan dengan di introduksinya ikan mujair (O. mossambicus) (de Silva 1988, Bhagat & Dwivedi 1988). Dampak introduksi ikan mujair terhadap komunitas akuatik meliputi adanya predasi, persaingan untuk ruang dan makanan, vektor terhadap adanya penyakit yang patogen, merubah lingkungan abiotik (kualitas air).

Fuselier (2001) telah melakukan penelitian terhadap dampak introduksi ikan mujair pada danau-danau di Meksiko, hasilnya menunjukkan terjadinya penurunan terhadap populasi ikan endemik pupfishes yang menyebabkan terbatasnya akses sumber daya makanan dan kondisi sub-optimal untuk bertahan hidup. Fuselier (2001) juga menambahkan pemangsaan langsung oleh ikan mujair terhadap telur ikan dan ikan pupfish yang kecil pada danau alami berkontribusi terhadap penurunan populasi.



loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 23:13

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...