Pemberdayaan Peternak

Posted by

Pemberdayaan peternak adalah segala upaya yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten/kota, dan pemangku kepentingan di bidang peternakan dan kesehatan hewan untuk meningkatkan kemandirian, memberikan kemudahan dan kemajuan usaha, serta meningkatkan daya saing dan kesejahteraan peternak. Sedangkan peternak adalah perorangan warga negara lndonesia atau korporasi yang melakukan usaha peternakan. Usaha peternakan adalah program usaha budidaya ternak untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, dan kepentingan masyarakat lainnya di suatu tempat tertentu secara terus menerus. Ternak adalah hewan peliharaan yang produknya diperuntukkan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya yang terkait dengan pertanian. Peternakan adalah segala urusan yang berkaitan dengan sumber daya fisik, benih, bibit dan/atau bakalan, pakan, alat dan mesin peternakan, budidaya ternak, panen, pascapanen, pengolahan, pemasaran, dan pengusahaannya (Peraturan Presiden Nomor 6, 2013).

Pemberdayaan sumber daya manusia SMD bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas dan wawasan agar menjadi pengelola usaha budidaya ternak yang berdaya saing melalui proses pembelajaran seperti pelatihan, magang, atau studi banding. Selain itu, pemberdayaan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran SMD dalam memanfaatkan potensi sumberdaya yang dimilikinya untuk mengembangkan usaha budidaya ternak di kelompok binaannya. Selanjutnya, pemberdayaan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian SMD untuk mengembangkan usaha budidaya ternak pada masyarakat petani peternak sekitarnya agar berkembang kawasan usaha budidaya ternak yang berdaya saing secara berkelanjutan. Indikator keberhasilan pemberdayaan tersebut adalah berkembangnya kemampuan SMD dalam mengelola, mengoptimalkan potensi yang ada serta menguatkan kelembagaan kelompok binaannya dalam pengembangan usaha budidaya ternak (Pedoman SMD, 2011).


Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan melalui program SMD yang telah dilakukan memberikan manfaat bagi petani, setidaknya mengubah perilaku dan cara para tani dalam bertani. Keberadaan kelompok tani ternak Bina Harapan berperan memfasilitasi anggotanya dengan berbagai lembaga terkait keuangan, pasca panen, dan penyuluh meskipun belum maksimal. Petani sudah merasakan manfaat bergabung dengan kelompok tani ternak Bina Harapan terutama pada pengelolaan bantuan modal dan akses informasi (Giovanki, 2012).
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 09:27

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...