Bahan Penyusun Urea Molasses Multinutrient Blok (UMMB)

Posted by

Urea Mollases Multinutrient Block (UMMB) merupakan pakan tambahan (suplemen) untuk ternak ruminansia, berbentuk padat yang kaya dengan zat-zat makanan sehingga di jadikan formulasi ransum ternak ditujukan untuk memenuhi kebutuhan zat nutrisi yang diperlukan oleh ternak dalam jumlah yang cukup atau lebih besar dan relatif lebih murah hingga dapat mendukung pertumbuhan, perkembangan dan kegiatan mikroba secara efesien di dalam rumen serta efektif untuk memenuhi target kinerja dan produksi. Selanjutnya produktifitas hewan dapat ditingkatkan dengan memberikan sumber N protein dan atau non protein serta mineral tertentu. Suplementasi secara keseluruhan diharapkan dapat memberikan pengaruh yang baik melalui peningkatan protein microbial, peningkatan daya cerna dan peningkatan konsumsi pakan hingga diperoleh keseimbangan yang lebih baik antara amino dan energi di dalam zat-zat makanan yang terserap (Basya S.1981).

Bentuk bahan pakan ini dapat diatur sesuai dengan selera pembuatnya, dapat dibuat berbentuk kotak persegi empat, berbentuk bulat (mangkuk) atau bentuk-bentuk lain menurut cetakan yang digunakan dalam proses pemadatan. Oleh karena itu bahan pakan ini berbentuk padatan dan keras, maka untuk mengkonsumsinya ternak akan menjilati UMMB tersebut, sehingga ternak memperoleh zat-zat makanan sedikit demi sedikit namun secara kontiniu. Bahan dasar dari UMMB adalah urea, molasses, mineral dan konsentrat yang sebelumnya bertujuan sebagai pakan penguat ataupun pakan tambahan yang kemudian dikombinasikan menjadi suatu pakan yang lengkap berbasis urea sebagai NPN (Non Protein Nitrogen) dan molasses sebagai bahan karbonnya.

Bahan-bahan penyusun UMMB terdiri atas :
1. Molasses (tetes tebu)
Merupakan komponen utama dalam pembuatan UMMB . bahan ini digunakan karena banyak mengandung karbohidrat sebagai sumber energy dan mineral (baik mineral makro maupun mineral mikro) . molasses merupakan limbah dari produk gula yang kaya karbohidrat yang mudah larut (48-68% berupa gula) untuk sumber energy dan mineral disamping membantu fiksasi nitrogen urea dalam rumen juga dalam fermentasinya menghasilkan asam-asam lemak atsiri yang merupakan sumber energy yang paling penting untuk biosintesa dalam rumen. Disukai ternak dan tetes tebu memberikan pengaruh yang menguntungkan terhadap daya cerna. Kandungan protein kasarnya adalah 31%.

2. Urea
Urea merupakan sumber NPN (Non Protein Nitrogen) mudah di dapat dan relative murah harganya, namun demikian pemberiannya tidak terlalu banyak karena dapat menimbulkan keracunan. Jadi dalam pemberiannya kurang lebih 1%. Disamping itu urea merupakan senyawa nitrogen yang sangat sederhana dan dapat diubah menjadi mikroorganisme rumen, sebagian atau seluruhnya menjadi protein yang diperlukan dalam proses fermentasi di rumen dan dapat meningkatkan intake pakan.

3. Bahan pengisi
Bahan pengisi merupakan sumber energy dan protein. Bahan-bahan ini ditambahkan agar dapat meningkatkan kandungan zat-zat makanan UMMB dan untuk menjadikan UMMB menjadi bentuk padatan yang baik dan kompak. Bahan-bahan pengisi ini dapat berupa : dedak padi dengan kandungan protein 4,1%, dedak gandum (pollard) 12,9%, bungkil kelapa 38,2%, bungkil biji kapuk 36%, bungkil kedelai 44,0%, ampas tapioca (onggok) 0,8%, ampas tebu 27% dll. Sebagai bahan pengisi dalam pembuatan UMMB dapat dipilih diantara bahan-bahan tersebut yang murah dan dapat diperoleh.

4. Bahan pengeras
Penambahan bahan ini dimaksudkan untuk menghasilkan UMMB yang keras. Bahan-bahan ini diantaranya juga mengandung mineral terutama kalsium (Ca) yang cukup tinggi. Bahan yang dapat dipakai sebagai bahan pengeras antara lain adalah : tepung batu kapur, bentonite, semen atau bahan-bahan kimia misalnya : MgO, CaO, dan CaCO3.

5. Garam dan mineral
Mineral merupakan bahan yang penting dalam pembuatan UMMB. Pada umumnya digunakan berupa: tepung kerang, tepung tulang, lactomineral, dolomite, kapur bangunandan garam dapur (NaCL) dari bahan yang digunakan tersebut dapat mensuplay kebutuhan mineral untuk ternak. Untuk meningkatkan palatabilitas (selera makan) dan dapat membatasi konsumsi pakan yang berlebihan dan harganya murah.

Tujuan pemberian UMMB adalah penambahan supplemen pada ternak, membentuk asam amino yang dibutuhkan oleh sapi juga untuk membantu meningkatkan pencernaan pakan yang sulit dicerna dengan cara menstabilkan kondisi keasaman (pH) di dalam rumen. (Anonimc, 2012).

Manfaat UMMB suplementasi pakan secara keseluruhan
- Mengurangi defisiensi unsur mikro baik mineral, vitamin, asam amino maupun protein by-pass
- Meningkatkan efisiensi pencernaan pakan dalam lambung ternak ruminansia
- Meningkatkan produksi dan kinerja reproduksi
- Memperbaiki nilai gizi pakan
- Perbaikan pendapatan peternak
- Menumbuhkan swadaya masyarakat dalam usaha peternakan (pengadaan pakan pokok dan pakan suplemen)
- Meningkatkan kemampuan inovasi peternak dalam mengembangkan peralatan pembuatan pakan suplemen

- Mendorong berkembangnya kegiatan usaha baru dalam memproduksi UMMB.
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 07:47

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...