Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Keberhasilan Pembatasan Pakan

Posted by

Menurut Santoso (1999), keberhasilan ayam broiler yang dibatasi pakannya untuk mencapai berat akhir yang normal serta diperoleh efisiensi pakan yang tinggi dan kandungan lemak yang rendah, sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

1)    Berat pembatasan pakan
Semakin berat pembatasan akan semakin berat pula tingkat laju pertumbuhan cepat selama pemberian pakan bebas kembali. Namun pada tingkat pembatasan pakan yang sangat berat, akan menimbulkan penurunan berat badan walaupun efisiensi dan kadar lemaknya rendah.

2)    Lamanya pembatasan pakan
Secara umum semakin lama pembatasan pakan yang dilakukan, broiler akan lebih sulit menutupi kehilangan berat badan selama periode pembatasan pakan. Untuk mencapai hasil yang baik, pembatasan pakan pada ayam broiler jantan lebih dari tujuh hari, dan untuk broiler betina tidak lebih dari lima hari.

3)   Waktu pembatasan pakan
Pada periode akhir (5-8 minggu), ayam broiler yang mendapat perlakuan pembatasan pakan ternyata tidak memberikan respon yang baik untuk terjadinya hasil yang baik, karena kesempatan broiler untuk mendapatkan laju yang cepat menjadi sangat berkurang. Akibatnya, walaupun efisiensi pakan lebih baik dan kadar lemaknya rendah, berat badannya tidak mencapai ukuran normal. Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi broiler di awal pertumbuhannya, yaitu umur 3-11 hari untuk ayam broiler jantan, dan tidak lebih dari umur 5 hari untuk ayam broiler betina.

4) Lamanya waktu selama periode refeeding (Pemberian pakan bebas setelah pembatasan)
Program pembatasan pakan mempunyai pengaruh terhadap penundaan umur fisiologis ternak. Dimana ayam broiler akan mempertahankan semaksimal mungkin pertumbuhannya pada umur yang sesuai. Oleh sebab itu, ketika broiler diberi pakan bebas setelah periode pembatasan, mereka akan menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dari normal untuk mengejar ketinggalannya selama pembatasan pakan. Oleh sebab itu, untuk mencapai berat badan yang normal serta efisiensi pakan yang tinggi maka waktu refeeding harus mencukupi.

5)   Konsumsi pakan selama refeeding
Untuk mendapatkan hasil yang baik, maka pada saat periode refeeding, ayam broiler harus mendapat kesempatan makan yang lebih banyak untuk mengejar ketinggalan pertumbuhan.Selama periode ini penggunaan pakan oleh broiler lebih efisien, sehingga efisiensi pakan kumulatif menjadi lebih baik. Selama periode awal refeeding pertumbuhan lemak naik drastis, namun satu minggu kemudian turun drastis sehingga akumulasi lemaknya pada usia pasar menjadi lebih.

6)   Jenis kelamin broiler

Perbedaan jenis kelamin broiler akan memberikan respon yang berbeda terhadap pembatasan pakan. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari laju pertumbuhan dan kandungan lemak tubuhnya.Ayam jantan mempunyai respon yang lebih baik dari pada broiler betina.Hasil penelitian Santoso menunjukkan bahwa ayam broiler betina merespon lebih baik dalam penurunan berat lemak, sedangkan broiler jantan merespon lebih baik pada efisiensi pakan dan pencapaian berat normal.
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 13:10

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...