Konsentrasi Amonia

Posted by

Amonia merupakan sumber nitrogen utama bagi mikroba rumen karena amonia yang dibebaskan dalam rumen sebagian dimanfaatkan oleh mikroba untuk sintesis protein mikroba (Arora, 1995) sekitar 3,5-14nM aminoa digunakan oleh mikroba rumen sebagai sumber N untuk proses sintesis selnya. Enzim proteolotik mikroba rumen akan menghidrolisis protein menjadi oligopeptida yang kemudian menjadi asam amino dan diserap melalui dinding rumen secara cepat mengalami deaminasi menjadi ammonia, metan dan CO2 (Sutardi, 1979).

Amonia hasil hasil fermentasi tidak semuanya disintesis menjadi protein mikroba, sebagian akan diserap kedalam darah. Amonia yang tidak terpakai dalam rumen akan dibawa ke hati diubah menjadi urea, sebagian dikeluarkan melalui  urin dan yang lainnya dibawa ke kelenjar saliva. Konsentrasi amonia yang optimum untuk menunjang sintesis protein mikroba dalam cairan rumen sangat bervariasi berkisar antara 6-21mM. Umumnya proporsi protein yang di degradasi dalam rumen sekitar 70-80% untuk protein yang sulit dicerna dan ini merupakan protein by pass yang akan dimanfaatkan oleh ternak ruminansia (McDonal et al., 2002).

Download Sumber Artikel (Klik)

Factor utama yang mempengaruhi penggunaan NH3 adalah ketersediaan karbohidrat dalam ransum yang berfungsi sebagai energy untuk pembentukan protein mikroba. Menurut Sutardi (1977), agar NH3 dapat dimanfaatkan oleh mikroba penggunaanya perlu disertai dengan sumber energy yang mudah difermentasi. Kekurangan N yang dibutuhkan oleh mikroba rumen yang akan menimbulkan efek negative pada perombakan komponen pakan lainnya, khususnya dinding sel yang kaya akan selulosa. Aktivitas fermentasi mikroba yang optimum perlu lebih banyak konsentrasi amonia dari pada yang dibutuhkan untuk produksi maksimum protein mikroba (Oosting et al., 1989).
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 09:43

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...