Sistem Pencernaan Ternak Kambing

Posted by

Ruminansia merupakan poligastrik yang mempunyai lambung depan yang terdiri dari Retikulum (perut jala), Rumen (perut handuk), Omasum (perut kitab), dan lambung sejati , yaitu Abomasum (perut kelenjar) . Proses pencernaan di dalam lambung depan terjadi secara mikrobial .Mikroba memegang peranan penting dalam pemecahan makanan. Sedangkan di dalam lambung sejati terjadi pencernaan enzimatik karena lambung ini mempunyai banyak kelenjar .Rumen merupakan tempat pencernaan sebagian serat kasar serta proses fermentatif yang terjadi dengan bantuan mikroorganisme, terutama bakteri anaerob dan protozoa. Di dalam rumen karbohidrat komplek yang meliputi selulosa, hemiselulosa dan lignin dengan adanya aktifitas fermentatif oleh mikroba akan dipecah menjadi asam atsiri, khususnya asam asetat, propionat dan butirat (Suwandi, 2007).

Lambung ruminansia sangat besar, diperkirakan sekitar 3/4 dari isi rongga perut. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (remastikasi). Selain itu, pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan fermentasi.Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian, yaitu rumen, retikulum, omasum, dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya.Kapasitas rumen 80%, retikulum 5%, omasum 7-8%, dan abomasum 7-8%.Pembagian ini terlihat dari bentuk tonjolan pada saat otot sfinkter berkontraksi(Hendrawan,2011).

Sistem saluran pencernaan pada ternak umumnya dibagi atas 4 bagian penting yaitu mulut, perut, usus halus, dan organ pencernaan bagian belakang.Ruminansia mempunyai keistimewaan dimana organ perut terdiri atas 4 bagian.Yaitu rumen, reticulum, omasum, dan abomasum.Pada tiga bagian dari lambung ruminansia (rumen, reticulum, omasum), tidak terdapat enzim yang dihasilkan oleh tubuh.Melainkan enzim yang diperoleh dari aktifitas mikroba didalam rumen dan reticulum.

Rumen pada sapi dewasa merupakan bagian yang mempunyai proporsi yang tinggi dibandingkan dengan proporsi bagian lainnya.Rumen terletak di rongga abdominal bagian kiri.Rumen sering disebut juga dengan perut beludru.Hal tersebut dikarenakan pada permukaan rumen terdapat papilla dan papillae. Sedangkan substat pakan yang dimakan akan mengendap dibagian ventral. Retikulum sering disebut sebagai perut jala atau hardware stomach.Fungsi reticulum adalah sebagai penahan partikel pakan pada saat regurgitasi rumen. Reticulum berbatasan dengan rumen, akan tetapi diantara keduannya tidak ada dinding penyekat. Pembatas reticulum dan rumen hanya berupa lipatan, sehingga partikel pakan menjadi tercampur (Zaky,2009). Omasum sering juga disebut sebagai perut buku, karena pemukaannya yang berbuku-buku. Ph omasum berkisar antara 5,2 sampai 6,5. Antara omasum dan abomasum terdapat lubang yang disebut omaso abdomasal orifice.Abomasum sering disebut sebagai perut sejati.

Fungsi omaso abomasal orifice adalah untuk mencegah digesta yang ada di abomasum kembali ke omasum. Ph pada abomasum asam yaitu berkisar antara 2 sampai 4,1. Abomasum terletak bagian kanan bawah dan jika kondisi tiba-tiba menjadi sangat asam, maka abomasum dapat berpindah ke sebelah kiri.Permukaan abomasum dilapisi oleh mukosa dan mukosa ini berfungsi untuk melindungi dididng sel tercerna oleh enzim yang duhasilkan oleh abomasum.Sel-sel mukosa menghasilkan pepsinogen dan sel pariental menghasilkan HCl. Pepsinogen bereaksi dengan HCl membentuk pepsin

(Russel, 2006).

loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 07:27

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...