Usaha Peternakan Ayam Broiler

Posted by

Menurut Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No.362/Kpts/tn.120/5/1990 yang dimaksud peternakan rakyat adalah usaha peternakan yang diselenggarakan sebagai usaha sampingan dengan ciri-ciri antara lain: (1) skala usahanya kecil, (2) masih produksi rumah tangga, (3) dilakukan sebagai usaha sambilan, (4) menggunakan teknologi sederhana sehingga produktivitasnya rendah dan mutu produk bervariasi, dan (5) bersifat padat karya dan berbasis organisasi kekeluargaan (Departemen Pertanian, 1990).


Berdasarkan Undang-Undang Peternakan No. 6 Tahun 1967, usaha peternakan diselenggarakan dalam bentuk: (1) peternakan rakyat, yaitu peternakan yang dilakukan oleh rakyat antara lain petani di samping usaha pertaniannya: dan (2) perusahaan peternakan, yaitu peternakan yang diselenggarakan dalam bentuk suatu perusahaan secara komersial. Surat keputusan Menteri Pertanian No.472/Kpts/TN.330/6/96 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembinaan Usaha Peternakan Ayam Ras, menetapkan bahwa usaha peternakan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu peternakan rakyat, pengusaha kecil peternakan dan pengusaha peternakan. Peternakan rakyat yaitu usaha kecil peternakan ayam yang jumlahnya tidak melebihi 15.000 ekor ayam pedaging per siklus. Usaha kecil adalah usaha budidaya ayam ras yang jumlahnya tidak melebihi dari 65.000 ekor per siklus. Perusahaan peternakan adalah perusahaan budidaya ayam broiler yang jumlahnya lebih besar dari 65.000 ekor per siklus (Suharno, 2002).

Suharno (2004) menyatakan bahwa pada prinsipnya, manajemen usaha ayam broiler dibagi menjadi manajemen produksi, manajemen pemasaran dan manajemen keuangan. Selanjutnya dikatakan bahwa menajemen produksi mencakup tiga fungsi, yaitu; (1) perencanaan, dimana pada tahap ini harus ditentukan komoditi ternak yang diusahakan, alasan memilih komoditi tersebut, lokasi peternakan, waktu pelaksanaan usaha, siapa yang melaksanakan dan tata cara pelaksanaannya; (2) pengorganisasian, merupakan pelaksanaan dari fungsi perencanaan yaitu pengusaha harus mampu mengorganisir karyawan dan ternaknya; dan (3) pengawasan dan evaluasi.

Menurut Rasyaf (2002), aktivitas suatu usaha peternakan ayam broiler dibagi dua berdasarkan sumber utamanya, yaitu ternak sebagai alat produksi dan manusia sebagai pengatur ternak. Menurut Cahyono (2004), suatu usaha peternakan dikatakan berhasil apabila peningkatan produksi per satuan luas dan perolehan pendapatan secara maksimal dapat tercapai dari ternak yang dibudidayakan. Keberhasilan usaha ini akan terwujud apabila sumber daya manusia sebagai pelaku utama di dalam proses produksi biologis ini menguasai teknologi dengan baik, karena unsur teknologi merupakan kunci utama yang berperan dalam meningkatkan usaha peternakan yang lebih maju dan efisien, sehingga dengan penggunaan teknologi dapat diperoleh produksi yang tinggi baik kualitas maupun kuantitas.


Daftar Pustaka

Cahyono, B. 2004. Cara Meningkatkan Budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler). Yayasan Pustaka Nusantar, Yogyakarta.
Departemen Pertanian. 2006. Musyawarah Rencana Pembangunan Pertanian. Jakarta.
Rasyaf, M. 2002. Manajemen Peternakan Ayam Broiler. Penebar Swadaya, Jakarta.
Suharno, B. 2002. Kiat Sukses Berbisnis Ayam. Penebar Swadaya, Jakarta.

Suharno, B. 2004. Agribisnis Ayam Ras. Cetakan Keenam. PT. Penebar Swadaya, Jakarta.
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 12:37

1 komentar:

  1. ,.,KISAH NYATA ,
    Aslamu alaikum wr wb..Allahu Akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
    Bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki, namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang, hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yng saya punya, akhirnya saya menaggung utang ke pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 800 juta , saya stress dan hamper bunuh diri anak saya 2 orng masih sekolah di smp dan sma, istri saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anakanaknya ditengah tagihan utang yg menumpuk, demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue, ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman dan bercerita kepadanya, Alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya, dulu katanya dia juga seperti saya. Tapi setelah di bantu HABIB IDRUS hidupnya kembali sukses, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir dan melihat langsung hasilnya, saya akhirnya bergabung dan menghubungi HABIB IDRUS. Untuk Konfirmasi Lebih Jelasnya: >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<< .Semua petunjuk Beliau saya ikuti dan hanya Dalam waktu 2 hari, Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Demi AllAH dan anak saya, akhirnya 5M yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih HABIB IDRUS saya tidak akan melupakan jasa HABIB IDRUS. JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH, SAYA SUDAH BUKTIKAN DEMI ALLAH.(BUKAN PESUGIHAN ATAUPUN PENGGANDAAN UANG).

    ReplyDelete

Artikel Berkaitan

loading...