Memanfaatkan Limbah Pertanian Untuk Pakan Kambing

Perkembangan ternak kambing belakangan ini dihadapkan pada terbatasnya sumber-sumber pakan, seperti berkurangnya tempat penggembalaan dan kekurangan pakan pada musim kemarau. Untuk menyediakan pakan, peternak bergantung pada hijauan pakan yang tumbuh liar, sehingga saat jumlahnya berkurang menyebabkan ternaknya mengalami kekurangan pakan.

Ternak kambing mampu mengkonsumsi cukup banyak jenis-jenis pakan selain hijauan. Untuk mengantisipasi kekurangan pakan terutama dimusim kemarau, sebagai alernatif kita dapat memanfaatkan limbah hasil pertanian seperti tongkol jagung, tumpi jagung, kulit kacang hijau dan kulit kacang tanah, untuk menjadi pakan kambing.Limbah tersebut cukup melimpah pada saat musim panen, kebiasaan petani hanya dibakar. Namun sebenarnya bahan-bahan tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak kambing karena masih mengandung nutrisi.

Bahan-bahan penyusun ransum sederhana :
• Tongkol jagung yang telah dihaluskan
• Tumpi jagung
• Kulit kacang hijau yang sudah digiling
• Daun Gamal yang sudah kering
• Dedak padi
• Air gula merah, serta
• Probiotik.

Komposisinya dapat dilihat pada tabel berikut ini :

No.

Jenis Limbah

Persentase

1.

Dedak padi

10,2 %

2.

Kulit Kacang Hijau

30,61 %

3.

Tongkol Jagung

25,51 %

4.

Tumpi jagung (kulit ari)

5,10 %

5.

Daun Gamal kering

20,41 %

6.

Air Gula

7,65 ltr/100 kg pakan

7.

Mineral/Garam

0,51%

 

Total

100 %

 

Probiotik (additif)

0,5 %

CARA MEMBUAT
1. Tongkol jagung kering dipotong-potong atau di hancurkan
2. Demikian halnya untuk kulit kacang hijau atau kulit kacang tanah harus diperkecil ukurannya terlebih dahulu atau di hancurkan.
3. Bahan-bahan dicampur dan diaduk secara merata.
4. Setelah merata kemudian dicampurkan air gula merah, garam dapur dan pakan starter/konsentrat atau probiotik. Diaduk lagi secara merata.
5. Bahan-bahan yang telah bercampur dapat disimpan dalam karung goni dan di peram selama 2 hari, disimpan pada tempat yang teduh dan kering (selama proses fermentasi)
6. Hasil dari bahan yang telah difermentasi, kemudian dibuka dan dikeringkan (dijemur) sampai kering betul agar dalam penyimpanan dapat tahan lama.

KANDUNGAN NUTRISI RANSUM

Sampel pakan

Serat kasar (%)

Protein Kasar (%)

Lemak kasar (%)

Energi

Call/gr

Ransum

Sederhana

32.64

5,10

1,61

4155,22

Sumber : Hasil analisa lab. BPTP NTB (2005)

PEMBERIAN PADA TERNAK
Bila ternak belum terbiasa memakannya, sebaiknya dilatih terlebih dahulu agar tidak stres dan menyebabkan tidak mau makan. Secara bertahap dikurangi pemberian hijauan dan diberikan ransum ini.
Ternak yang sudah terbiasa memakan ransum ini dapat diberikan tanpa hijauan lagi.

Pemberian pada ternak kambing berdasarkan bobot badannya :

Bobot Badan

(kg)

Ransum yg diberikan

(kg/ekor/hr)

15

25

30

0,6 – 1

0,9 – 1,2

1,0 – 1,5

Sumber : Laporan Pengkajian BPTP NTB, 2005

Pakan sederhana ini telah diuji coba di Sambelia Lombok Timur, terhadap 4 ekor kambing yang diberikan ransum tersebut selama 2 bulan. Pertambahan bobot badan harian yang diperoleh 65 gr/ekor/hari.

SUMBER ARTIKEL :

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN
BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN
NUSA TENGGARA BARAT

Untuk File aslinya hubungi admin (tanpa biaya) ke email isdarmady@gmail.com atau @isdarmady

tanpa dipungut biaya sepeserpun.

2 komentar:

  1. Articlenya bagus sekali, semoga dengan ini bisa bermanfaat buat peternak peternak lainnya. Kami menyediakan probiotik yang dapat membantu penyerapan nutrisi sekaligus menghidupkan plankton dan zooplankton di kolam, 081 226 339 79

    http://jualprobiotikternak.wordpress.com/probiotik_lele/

    http://probiotikpakanternak.wordpress.com/jual_obat-_ternak/

    BalasHapus