Proporsi Darah dalam Persilangan Ternak

Posted by

Proporsi darah merupakan persentase darah yang diturunkan kepada keturunannya. Dalam perkawinan biasa yakni misalnya antara ternak bangsa P dengan ternak bangsa Q, maka hasil silangannya akan mempunyai komposisi darah (½ P; ½ Q). Dalam perkawinan silang balik, hasil silangan ini dikawinkan kembali dengan bangsa P sehingga akan dihasilkan keturunan dengan komposisi atau proporsi darah (¾ P; ¼ Q). Grading Up pada ternak, dilakukan dengan cara keturunan hasil silangan pertama disilangkan kembali dengan salah satu tetua yang memiliki keunggulan secara terus menerus hingga hasil produksinya mendekati salah satu produksi tetuanya. Proporsi darah tetua akan semakin meningkat seiring dengan persilangan yang dilakukan (Brahmantio dan Raharjo, 2005).

Lasley (1978) menjelaskan, keturunan dari silang balik (backcross) yang pertama akan memiliki sekitar 75% gen dari salah satu tetua dan 25% dari tetuanya yang lain.

Tabel. Persentase Pewarisan oleh Dua Bangsa Secara Berturut-turut Terhadap Keturunan Hasil Persilangan

Generasi
Bangsa Jantan
Persentase dari Tiap Bangsa Terhadap Anak
1
Bangsa 2
50% bangsa 1
50% bangsa 2
2
Bangsa 1
75% bangsa 1
25% bangsa 2
3
Bangsa 2
37,5% bangsa1
62,5% bangsa 2
4
Bangsa 1
68,7% bangsa 1
31,3% bangsa 2
5
Bangsa 2
34,4% bangsa 1
65,6% bangsa 2
6
Bangsa 1
67,2% bangsa 1
32,8% bangsa 2
7
Bangsa 2
33,6% bangsa 1
66,4% bangsa 2
8
Bangsa 1
66,8% bangsa 1
33,2% bangsa 2
9
Bangsa 2
33,4% bangsa 1
66,6% bangsa 2
10
Bangsa 1
66,7% bangsa 1
33,3% bangsa 2
Sumber : Lasley (1978)


Daftar Pustaka

Brahmantiyo, B & Y. C Raharjo. 2005. Pengembangan pembibitan kelinci di pedesaan dalam menunjang potensi dan prospek agribisnis kelinci. Prosiding Lokakarya Nasional Potensi dan Peluang Pengembangan Usaha Agribisnis Kelinci, Pusat Penelitian Pengembangan Peternakan, Bogor.

Lasley, J. F. 1978. Genetics of Livestock Improvement. Third Ed. Prentice Hall of India Private Ltd, New Delhi.
loading...


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 20:55

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Berkaitan

loading...