Ransum
Ransum merupakan campuran bahan pakan yang mengandung nutrisi bagi ternak, diberikan kepada ternak untuk kebutuhan selama 24 jam. Pakan adalah campuran berbagai macam bahan organik dan bahan anorganik yang diberikan kepada ternak untuk memenuhi kebutuhan zat-zat makanan yang diperlukan bagi pertumbuhan, perkembangan, dan reproduksi (Suprijatna et al., 2005).
Sedangkan bahan pakan ternak adalah segala sesuatu yang dapat dimakan oleh ternak baik dalam bentuk dapat dimakan seluruhnya atau sebagian dan tidak mengganggu kesehatan ternak yang bersangkutan. Bahan ternak ini dapat berupa butiran (jagung, sorghum, beras, kedelai), hijauan (kangkung, daun lamtoro, turi, rumput-rumputan) dan sisa industri pengolahan (ampas kecap, ampas tahu, bungkil, dedak) (Wahju, 1997).
Untuk memperoleh pakan dengan harga yang rendah tetapi dengan kualitas yang tinggi serta sesuai dengan kebutuhan unggas maka diperlukan penyusunan ransum. Makanan untuk ternak unggas terdiri dari bahan organik dan anorganik yang diberikan sebagian atau seluruhnya dan dapat dicerna tanpa mengganggu kesehatan ternak (Tillman et al., 1994).
Sedangkan bahan pakan ternak adalah segala sesuatu yang dapat dimakan oleh ternak baik dalam bentuk dapat dimakan seluruhnya atau sebagian dan tidak mengganggu kesehatan ternak yang bersangkutan. Bahan ternak ini dapat berupa butiran (jagung, sorghum, beras, kedelai), hijauan (kangkung, daun lamtoro, turi, rumput-rumputan) dan sisa industri pengolahan (ampas kecap, ampas tahu, bungkil, dedak) (Wahju, 1997).
Untuk memperoleh pakan dengan harga yang rendah tetapi dengan kualitas yang tinggi serta sesuai dengan kebutuhan unggas maka diperlukan penyusunan ransum. Makanan untuk ternak unggas terdiri dari bahan organik dan anorganik yang diberikan sebagian atau seluruhnya dan dapat dicerna tanpa mengganggu kesehatan ternak (Tillman et al., 1994).